Salah satu dosen STTIF Bogor yaitu Lilik Sulastri, S.Si, M.Farm melaksanakan Sidang Promosi Doktor dalam studi keilmuan farmasi di Universitas Pancasila pada Senin 12 September 2022. Sidang dilaksanakan secara langsung di Gedung Ruang Rapat lantai 2 Fakultas Farmasi Universitas Pancasila. Sidang terbuka promosi doktor pada program doktor ilmu kefarmasian Universitas Pancasila oleh Promovendus Lilik Sulastri mengangkat disertasi dengan judul “Potensi Fraksi Air Daun Salam [Syzygium polyanthum (Wight) Walp] dan Daun Teh (Camelia sinensis (L.) Kuntze] serta Kombinasinya secara In Vitro, In Vivo, dan In Silico sebagai Kandidat Obat Herbal Terstandar Antidiabetes”. Pemaparan oleh promovendus sebelum kemudian dilanjutkan pertanyaan dari penguji disampaikan kurang lebih 15 menit sesuai dengan waktu yang diberikan oleh pimpinan Sidang.

Sidang promosi doktor ini dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Pancasila Prof. Dr. Edie Toet Hendratno, S.H, M.Si., PCBArb. Adapun tim penguji yang terdiri dari 4 penguji yaitu Prof. Dr. apt. Ratna Djamil, M.Si (Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Pancasila), Prof. (ris) Dr. M. Hanafi, M.Sc (Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional (BBO OT) BRIN), Dr. apt. Esti Mumpuni, M.Si (Universitas Pancasila), dan Prof. Dr. apt. Berna Elya, M.Si (Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Indonesia). Sidang promosi doktoral ini juga dihadiri oleh Promotor Prof. Dr. apt. Syamsudin Abdillah, M.Biomed, Prof (ris) Dr. Partomuan Simanjuntak, M.Sc, dan Dr. apt. Yesi Desmiaty, M.Si.

WhatsApp Image 2022 09 12 at 12.21.57

Seperti sidang pada umumnya, setelah sidang dibuka, ketua penguji menanyakan kesiapan promovendus serta meminta promovendus berdoa terlebih dahulu sebelum sidang dilanjutkan. kemudian diikuti pembacaan biodata. Sidang promosi doktor ini dilanjutkan dengan paparan promovendus terkait poin-poin singkat dari disertasi yang diangkatnya.

Sidang terbuka yang berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam ini mengantarkan promovendus menyandang gelar Doktor. Berdasarkan hasil rapat majelis dengan pertimbangan hasil pemaparan promovendus dan tanggapan promovendus atas pertanyaan para penguji menyatakan bahwa Promovendus dinyatakan lulus setelah dilakukan rapat tertutup oleh majelis penguji. Hasil sidang menetapkan promovendus lulus dengan predikat Cumlaude dengan IPK 4,0 dengan masa studi 3 tahun.

Civitas Akademik STTIF Bogor mengucapkan Selamat atas gelar Doktor yang diraih oleh Lilik Sulastri, S.Si., M.Farm. Semoga dengan ilmu dan pengalaman akademik yang dimilikinya dapat memperkuat pengembangan kelembagaan pendidikan tinggi khususnya di STTIF Bogor dan umumnya di negeri Indonesia tercinta ini. Kami juga berharap mudah-mudahan  dapat memberikan pangajaran–pengajaran yang berkualitas kepada para mahasiswanya.

Berdasarkan hasil Rapat Pleno Struktural Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor tentang hasil pemilihan calon Kepala Program Studi S1 dan D3 Farmasi pada tanggal 9 September 2022 dengan hasil suara pemilihan Kepala Program Studi STTIF Bogor adalah sebagai berikut :

Program Studi

Nama Calon Kepala Program Studi

Jumlah Persen Suara

D3 Farmasi

Nomor Urut 1

64%

Nomor Urut 2

36%

S1 Farmasi

Nomor Urut 1

42%

Pilihan Lain

58%

Berdasarkan hasil tersebut ditetapkan :

  1. Kepala Program Studi D3 yang terpilih adalah :

                apt. Muhammad Afqary, S.Si., M.M 

  1. Kepala Program Studi S1 dilakukan Pemilihan Kembali, dikarenakan suara pemilihan calon tunggal tidak melebihi 50%.
  2. Pelantikan Kepala Prodi D3 ditunda sampai terpilihnya Kepala Program Studi S1 Farmasi.

Sehingga dengan berat hati untuk calon tunggal yaitu apt. Ferry Effendi, M.Farm Apt sebagai nomor urut 1, ikut dalam pemilihan kembali untuk menentukan apakah belau akan menjadi Kepala Program Studi S1 atau akankah ada calon baru. Panitia Seleksi Calon akan melaksanakan pemilihan kembali mulai tanggal 12 September 2022 dan di agendakan akan selesai pada tanggal 22 september 2022.

Rapat Pleno Struktural Penentuan Calon Ka Prodi

Perkembangan teknologi semakin memudahkan banyak hal, termasuk di dunia kesehatan. Perkembangan dunia farmasi menggunakan teknologi nano saat ini sudah tumbuh semakin pesat. Oleh karena itu, STTIF mengadakan kuliah umum bertema Potensi Nanoteknologi Herbal Sebagai Alternatif Pengobatan Infeksi Masa Depan dengan Pembicara Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si dari Universitas Islam Indonesia pada 3 September 2022 secara daring. Kuliah umum ini diikuti oleh 235 peserta dan dipandu oleh apt. Triyani Sumiati, M.Si.

Kuliah Umum Pengembangan Nanoherbal

“Proses riset terhadap teknologi di dunia farmasi pun terus berkembang, sehingga ke depan dunia obat-obatan dapat menghasilkan formula rendah dosis namun tetap tepat sasaran. Nanoteknologi farmasi merupakan ilmu-ilmu farmasi yang menggabungkan teknologi farmasi, kimia farmasi, biologi farmasi, bioteknologi farmasi dan lainya. Dengan adanya nanoteknologi farmasi, katanya, tentunya memberikan peluang baru dalam sistem penghantaran obat dan strategi dalam penargetan obat sehingga lebih tepat sasaran. Banyak industri kosmetik yang memanfaatkan keungggulan nanoteknologi tersebut. Hal ini disebabkan biaya bahan baku obat lebih murah dan sedikit, tetapi memang dibutuhkan investasi besar dalam mengembangkan nanot,leknologi”, ucap pakar nanoteknologi UII.

 

Page 1 of 6

Berita Terbaru

Monday, 08 August 2022 14:58

Wednesday, 13 April 2022 23:42

Please publish modules in offcanvas position.

rubid.id | Documentation