STTIF Bogor Berhasil Mengembangkan Formulasi Sediaan Blush On dari Ekstrak Kayu Secang

Kayu secang (Caesalpinia sappan L) biasa dijadikan pewarna alami karena mengandung pigmen brazilein yang berfungsi sebagai pigmen warna. Kandungan pigmen brazilein tersebut dicoba dikembangkan kedalam alat kosmetik wanita yaitu Blush on. Blush on atau Perona Pipi adalah sediaan kosmetik yang digunakan untuk mewarnai pipi dengan sentuhan artistik sehingga dapat meningkatkan estetika dalam tatarias wajah dengan warna yang bervariasi mulai dari warna merah jambu hingga merah tua. Berdasarkan hal tersebut tim peneliti yang terdiri dari apt. Sofyan Ramani, M.Farm, Drs. Herson Cahaya Himawan, M.Si, dan Nia Kurniawati mengembangkan sediaan blush on dengan pewarna alami dari ekstrak kayu secang dengan metode freeze drying.Hasil penelitian ini dipublikasikan di Jurnal Nasional Terakreditasi SINTA 4 yaitu Jurnal Farmamedika Volume 6 No. 1 Tahun 2021 dan dipublikasikan pada tanggal 6 desember 2021.

  Blush On kayu secang min

Penelitian dilakukan dengan membuat tiga konsentrasi yaitu 3%, 5 % dan 7 %, dari konsentrasi itu di uji stabilitas, uji organoleptis, daya oles, dan hedonik. Uji stabilitas untuk mengetahui ketahanan dari produk, lalu uji organoleptis untuk melihat warna kilap, uji daya oles untuk mengecek apakah blash on menempel dan uji hedonik dilakukan untuk mengetahui kesukaan produk yang diberikan kepada panelis. Panelis lebih menyukai sediaan blush on dengan konsentrasi ekstrak kayu secang sebesar 5%. Hasil penelitian ini dipublikasikan di Jurnal Nasional Terakreditasi SINTA 4 yaitu Jurnal Farmamedika Volume 6 No. 1 Tahun 2021 dengan judul Formulasi Sediaan Blush On Ekstrak Kayu Secang (Caesalpiinia sappan L) Sebagai Pewarna Alami Dalam Bentuk Powder. Artikel ini dapat diakses pada DOI: https://doi.org/10.47219/ath.v6i1.117.

Referensi : 

Ramani, S., Himawan, H. C., & Kurniawati, N. (2021). FORMULASI SEDIAAN BLUSH ON EKSTRAK KAYU SECANG (CAESALPIINIA SAPPAN L) SEBAGAI PEWARNA ALAMI DALAM BENTUK POWDER. Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal)6(1), 1-9.

Penelitian

Please publish modules in offcanvas position.

rubid.id | Documentation