STTIF Siap Menyongsong tantangan masa depan dalam pembahasan IKU

Pada hari Rabu, 20 September 2023 pukul 09.00 WIB telah dilakukan rapat pembahasan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Swasta yang dihadiri oleh Ibu/Bapak struktural STTIF Bogor.  
Sebagai institusi pendidikan tertinggi, STTIF Bogor harus bisa mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap menyongsong tantangan masa depan, bahkan menembus pasar global. Jika hal tersebut ingin terwujud, berarti perguruan tinggi harus mampu memenuhi delapan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi (PT) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Delapan IKU Perguruan Tinggi terdiri dari:
  1. Lulusan Mendapat Pekerjaan yang Layak
Indikator pencapaian instansi pendidikan atau perguruan tinggi  yang pertama dalam kebijakan Merdeka Belajar adalah lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak atau mungkin menekuni wirausaha dan melanjutkan studi. Pendataan IKU 1 ini melalui hasil tracer study yang diisi oleh para lulusan STTIF. 
 
  1. Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus
IKU kedua meliputi kegiatan magang kerja, riset, proyek desa, pertukaran pelajar, berwirausaha, dan juga lewat kegiatan mengajar. Melalui IKU ini diharapkan pihak kampus memberi fasilitas lebih kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri. Tidak hanya pasif di kelas namun melakukan kegiatan pembelajaran dengan model variatif, dan mampu memberi bekal keterampilan yang mumpuni. Adanya mahasiswa yang dapat pengalaman di luar kampus membuat mereka mendapatkan pengalaman yang lebih.
 
  1. Dosen Berkegiatan di Luar Kampus
IKU ketiga adalah dosen berkegiatan di luar kampus, sehingga aktivitas dosen tidak hanya di dalam kampus sendiri. Melainkan juga di luar kampus seperti mencari pengalaman industri sekaligus mengajar di kampus lain.
 
  1. Praktisi Mengajar di Dalam Kampus
IKU berikutnya adalah praktisi mengajar di kampus, sehingga pengajar tidak hanya kalangan dosen namun juga praktisi. Dosen yang sudah berpengalaman di suatu bidang sehingga ilmu yang dibagikan lebih kompleks, karena sudah terjun langsung di lapangan.
 
  1. Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat
IKU kelima adalah hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat. Yakni terkait hasil riset yang dilakukan sebaiknya memberikan manfaat besar bagi masyarakat di sekitar.
 
  1. Program Studi Bekerjasama dengan Mitra Kelas Dunia
IKU berikutnya adalah berjalannya program studi yang bekerjasama dengan mitra kelas dunia dan segala pelaporan kerjasama dilakukan pada akun LAPORKERMA. Sehingga pihak Perguruan tinggi akan menjalani kolaborasi dengan mitra untuk menyempurnakan program studi. Seperti magang, penyerapan lulusan, dan lain-lain. STTIF melakukan kemitraan prodi, hal pertama yang dilakukan adalah membuat dan mengisi akun LAPOREKERMA
 
  1. Kelas yang Kolaboratif dan Partisipatif
IKU ketujuh adalah kelas yang kolaboratif dan partisipatif, sehingga pihak kampus bersama para dosen mampu menciptakan kelas yang mumpuni. Bisa melibatkan mahasiswa dan merangsang keterlibatan mereka dalam proses belajar di kelas.
 
  1. Program Studi Berstandar Internasional
IKU terakhir atau ke delapan adalah program studi berstandar internasional, dan hal ini berhubungan dengan akreditasi internasional. Sehingga Perguruan tinggi diharapkan mampu meraih akreditasi internasional untuk bisa dikenal luas oleh dunia. 
 
Melalui perhitungan dengan IKU inilah maka pemerintah dan pihak Perguruan tinggi sendiri bisa lebih mudah melihat perkembangan dari instansi pendidikan.

Berita Terbaru

Thursday, 09 November 2023 16:24

Monday, 19 December 2022 03:03

Please publish modules in offcanvas position.

rubid.id | Documentation